Rabu, 17 Februari 2021

 

Cara Merawat  Baju Drill

Salah satu bahan baju yang sering digunakan untuk celana, bahan yang digunakan ke kantor adalah bahan drill. Bahan Drill merupakan campuran katan dan polyester sehingga nyaman digunakan. Tapi agar tidak cepat pudar, apa yang harus dilakukan dalam perawatanya? Agar awet untuk selalu digunakan ke kantor, ini cara merawat baji drill. Sesekali cuci bahan drill dengan tangan, untuk menjaganya agar tetap awet. Lalu kamu harus menghindari mencucinya dengan mesin sebab akan merusak serat-serat kain. Jika batik sering dicuci dengan mesin cuci, cepat atau lambat serat kain akan menipis, meski drill termasuk bahan yang tebal teksturnya.

1.   Tidak Menggunakan Sikat Saat Mencuci

Meski tekstur bahan baju drill tebal, layaknya bahan baju velvet, bahan ini sebaiknya tidak dicuci dengan sikat, terutama sikat yang kaku dan kasar. Apalagi mayoritas sikat pakaian memiliki bulu sikat yang kaku, Jika ingin membersihkan noda yang membandel, kamu bisa menyikatnya dengan menggunakan sikat gigi berbulu lembut.

2.   Perhatikan Waktu Merendam

Meski kamu merasa celana bahan drill sedang kotor-kotornya, tidak berarti harus merendamnya semalaman. Merendam pakaian memang akan membuat kotoran lebih mudah terangkat, tapi jika dilakukan terlalu lama akan merusak serat kain. Bahkan serat menjadi sangat longgar dan kasar. Cukup merendamnya selama 1-2 sebelum dicuci.

3.   Pastikan Tidak Ada Sisa Sabun

Sama dengan bahan baju lainya bahan drill juga harus dipastikan terbebas dari sisa detergen setelah dibersihkan. Untuk itu, bilas bahan hingga tidak ada lagi sisa sabun yang menempel. Karena serat bahan drill termasuk dalam, sehingga jika ada sisa sabun, akan membuat bahan menjadi lebih lembab sehingga mudah dihinggapi bakteri dan jamur. Sisa sabun ini juga beresiko menyebabkan kulit iritasi.

4.   Atur Suhu Menyetrika Bahan Baju Drill

Meski bahan cukup tebal, tapi jangan menggunakan suhu yang terlalu panas saat  kamu menyetrikannya, Selain masih lembab, atau kusut jangan menempelkan dasar setrika terlalu lama pada permukaan kain. Tekstur dan seratnya yang tidak tahan panas beresiko berbekas saat kamu menyetrika terlalu lama. Suhu yang terlalu tinggi juga membuat bahan drill cepat pudar warnannya.

5.   Tambahkan Pelembab Saat Menyetrika

Sebaiknya tidak menyetrika bahan drill dalam kondisi kainnya sangat kering. Bukannya menjadi lebih licin, bahan drill akan membuat serat kainnya mudah tipis. Warna kainpun jadi pudar. Sedikit lembabkan bahan drill dengan menyemprotkan pelembut kain sebelum disetrika. Cara ini akan membuat bahan drill lebih mudah disetrika. Jika kamu memiliki baju berbahan velvet dan fiber cara ini juga harus diterapkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar